KEPRIBADIAN 2

Welcome to your KEPRIBADIAN 2

Nama
Email
1. 
Berhasil memecahkan teka-teki yang sulit lebih membahagiakan dibandingkan mendapatkan hadiah baran diinginkan.
2. 
Semakin banyak ide yang tersampaikan akan semakin lama untuk penyelesaiannya
3. 
Menengok teman yang sakit dengan terpaksa lebih baik daripada hanya mendoakan melalui media sosial.
4. 
Mudah bagi saya untuk memilih karir yang sesuai dengan diri.
5. 
Berani mengambil risiko lebih baik dibandingkan menjadi orang yang memiliki banyak pengalaman.
6. 
Tidak punya tatakrama lebih buruk dibanding mudah berkontik dengan orang lain
7. 
Terhadap orang yang pernah berkonflik, lebih baik menghindarinya
8. 
Saya tidak takut gagal untuk kedua kalinya
9. 
Khawatir akan konflik, saya lebih suka tinggal sendiri daripada tinggal bersama dengan orang lain.
10. 
Bersikap hati-hati lebih baik daripada bersikap santai dalam berhubungan dengan orang lain.
11. 
Sekali menentukan pilihan, saya tidak akan mengubahnya Meskipun banyak alternatif lain yang menjanjikan
12. 
Tidak bisa memimpin lebih memalukan dibanding tidak setia kawan
13. 
Lebih baik jadi orang yang biasa menerima kegagalan daripada orang yang mengakui kelalaian.
14. 
Saya lebih sering mengalami sakit perut karena menghadapi suatu tugas daripada karena salah makan.
15. 
Saya yakin dengan hasil kerja sendiri walaupun diberikan contekan oleh teman
16. 
Soal yang menantang lebih asik untuk dikerjakan dibandingkan soal yang membutuhkan ketelitian
17. 
Sukarela mengorbankan waktu untuk mendengarkan teman lebih menyebalkan daripada harus membantu kerja bakti di lingkungan
18. 
Orang yang tidak konsisten lebih mengecewakan daripada orang yang pilih kasih.
19. 
Saya yakin dengan hasil kerja sendiri walaupun diberikan contekan oleh teman
20. 
Saya tetap bisa tidur nyenyak meskipun berada di lingkungan yang baru.
21. 
Seorang pengkhianat lebih tidak bermartabat dibanding koruptor
22. 
Segera pulang karena ada tugas di ruman lebih mulia daripada berkontribusi menyelesaikan tugas kelompok
23. 
Saya lebih senang memposting foto selfie (swafoto) daripada foto bersama teman-teman.
24. 
Saya tetap menjalani hobi olahraga meskipun suasana hati sedang galau
25. 
Menjelaskan tentang pelajaran kepada teman yang tidak mengikutinya lebih bernilai daripada bertanya kepada teman tentang alasan tidak masuk sekolah.
26. 
Saya tidak merasa aneh saat berada dilingkungan yang baru
27. 
Lebih baik mendengarkan saran dari orang lain daripada salah dalam memilih beberapa pilihan karir.
28. 
Walaupun macet saya tetap melalui jalur yang biasa dilewati
29. 
Menggunakan Informasi yang ada untuk menganalisa lebih bijak daripada mengandalkan pengalaman yang dimiliki.
30. 
Dalam acara, saya dapat langsung melibatkan diri daripada mengamati terlebih dahulu sebelum berpartisipasi.
31. 
Gagal mengungkapkan perasaan sampai sulit tidur lebih menggangu daripada gagal mendapatkan undian berhadiah.
32. 
Kerja asal-asalan tapi tuntas lebih baik Pe menunda pekerjaan karena ada prioritas lain.
33. 
Saya tetap tenang ketika diberi tugas mendadak oleh guru
34. 
Kerja sedikit demi sedikit asalkan selesal lebih baik daripada kerja sampai lembur.
35. 
Masa depan saya tampak cerah dibandingkan kebanyakan orang.
36. 
Melakukan yang terbaik dalam menjalankan tugas lebih baik daripada enggan mencoba tanpa tahu hasilnya.
37. 
Saat situasi normal, saya merasa lebih tenteram bila sendirian daripada berada di tengah banyak orang.
38. 
Saya tidak menghiraukan kelompok saya memiliki prestasi dibawah kelompok lain karena para anggotanya sulit diatur
39. 
Tugas kelompok dimana saya menjadi anggota biasanya diselesaikan oleh teman-teman
40. 
Saya tidak yakin akan pilihan-pilihan diri tentang apapun
41. 
Turut serta dalam tim pemadam kebakaran saat libur sekolah lebih mulia daripada menyelesaikan pekerjaan rumah
42. 
Sulit rasanya melupakan perlakuan buruk orang lain terhadap diri saya
43. 
Berani beda pendapat lebih baik daripada tidak sopan kepada yang lebih tua
44. 
Saya lebih ingin menjadi seperti orang lain pada umumnya daripada tampil secara berbeda.
45. 
Banyak hal yang sulit dipelajari daripada yang mudah dipelajari.
46. 
Setiap guru seyogyanya layak dijadikan panutan
47. 
Sukarela mengorbankan waktu untuk mendengarkan teman lebih menyebalkan daripada harus membantu bakti di lingkungan.
48. 
Sulit bagi saya mengganti merek sampo yang sudah saya yakini manfaatnya
49. 
Kelemahan diri saya adalah sumber humor untuk menghibur orang lain.
50. 
Seringkali saya sependapat dengan teman dalam diskusi
51. 
Tidak berpendapat saat diskusi lebin buruk daripada mendominasi diskusi
52. 
Menyalahkan diri sendiri lebih baik daripada menyalahkan situasi.
53. 
Saya tidur larut malam untuk mengerjakan tugas-tugas yang belum terselesaikan lebih baik daripada banyak istirahat demi kesehatan namun tugas tertunda dan tidak selesai
54. 
Saat rapat kegiatan sekolah, saya terbiasa berbicara lantang dalam menyampaikan pendapat.
55. 
Saya tidur larut malam untuk mengerjakan tugas-tugas yang belum terselesaikan lebih baik daripada banyak istirahat demi kesehatan namun tugas tertunda dan tidak selesai.
56. 
Saya senang beramah tamah dengan orang lain daripada mengisi waktu agar tidak terlibat oleh adanya orang lain.
57. 
Lebih baik mengikuti ronda keliling di lingkungan tempat tinggal daripada beristirahat cukup untuk menjaga stamina tubuh.
58. 
Tidur larut malam untuk mengerjakan tugas-tugas yang belum terselesaikan lebih baik dari pada banyak Istirahat demi kesehatan namun tugas tertunda
59. 
Lebih baik mengikuti saran orang lain daripada mengikuti pendapat pribadi.
60. 
Memberikan semangat kepada teman yang ikut perlombaan lebih menyenangkan daripada menemani tampi di pentas seni.
61. 
Mengerjakan tugas sesegera mungkin walaupun memiliki peluang terjadi kegagalan.
62. 
Saling membantu dalam menyelesaikan masalah lebih baik daripada bersama-sama menutupi kesalahan teman.
63. 
Tetap menjaga nama baik sekolah walaupun bukan termasuk sekolah favorit lebih baik daripada percaya komentar orang dan ikut menjelekkan
64. 
Segera mengambil keputusan lebih baik daripada mengikuti cara orang lain dalam menyelesaikan masalah
65. 
Saat terdesak, mengikuti hati nurani lebih baik daripada menunggu saran dari orang tua.
66. 
Tidak bisa memimpin lebih memalukan dibanding tidak setia kawan.
67. 
Lebih hebat diakui sebagai orang yang tekun daripada sebagai ramah.
68. 
Saya berusaha untuk memikirkan baik maupun buruknya perbuatan yang saya lakukan kepada orang lain.
69. 
Saya yakin dapat mengerjakan tugas tanpa bantuan anggota kelompok
70. 
Menjadi ahli yang diakui lebih baik daripada menjadi orang yang teratur/sistematis.
71. 
Mengekspresikan kekecewaan saya dalam bentuk gurauan lebih baik daripada berusaha melupakannya.
72. 
Ketika menghadapi masalah saya lebih mudah berpikir positif dibanding mencari perhatian orang lain.
73. 
Menjadi ahli forensik lebih baik daripada menjadi ahli laboratorium.
74. 
Tidak disiplin masih lebih positif daripada tidak dinamis(kaku)
75. 
Dalam pemilihan pengurus organisasi di sekolah, saya merasa lebih pantas menjadi ketua daripada calon ketua lainnya.