1.
Mengungkapkan perasaan suka lebih bijaksana daripada mengagumi dari jauh
2.
Menjadi operator komputer lebih nyaman dibandingkan menjadi perwakilan kelompok saat presentasi
3.
Menjadi perwakilan kelompok lebih menyenangkan daripada dihargai oleh orang lain
4.
Menjadi orang yang dermawan lebih baik daripada orang yang tegas
5.
Memberikan barang yang disukai pada yang membutuhkan lebih mulia daripada berbohong demi kebaikan
6.
Memberikan semangat kepada teman yang ikut periombaan lebih menyenangkan daripadamenemani adik tampil di pentas seni
7.
Membantu teman mengerjakan tugas sangat merepotkan daripada mengerjakan tugas sesuai pembagian piket kelas
8.
Memaafkan kesalahan seseorang lebih mulia dibanding menolongnya dalam kesulitan
9.
Memaafkan lebih terpuji daripada bertindak dengan baik
10.
Menjadi pemimpin lebih baik daripada menjadi juara
11.
Melihat ekspresi teman yang sangat marah, saya menunda memberikan masukan kepadanya
12.
Menahan diri untuk mendapatkan beberapa keinginan lebih baik daripada memaksakan kehendak
13.
Melakukan sesuai kata hati lebih baik dari pada mengikuti kemauan pada umumnya
14.
Memandu kegiatan lomba 17 Agustus lebih baik daripada terlibat dalam kerja bakti di lingkungan tempat tinggal
15.
Mengerjakan tugas dengan cara sendiri lebih memuaskan daripada mengikuti tutorial yang sudah ada
16.
Menenangkan anggota keluarga saal terjadi peristiwa menyedihkan lebih membanggakan dibanding menjadi pemimpin
17.
Mendapat penguatan dari orang lain selalu melegakan dibandingkan mendapat pujian dari orang lain
18.
Membagi tugas sesuai anggota kelompok lebih efektif daripada menunjuk perwakilan yang ahli dalam bidangnya
19.
Menyalahkan diri sendiri lebih baik daripada menyalahkan situasi
20.
Mengirimkan donasi pada korban bencana lebih baik daripada membantu tetangga yang kesusahan
21.
Mengakui almamatar sekolah lebih membanggakan dibanding menggunakan barang-barang bermerek
22.
Mendaki gunung lebih menyenangkan dibandingkan berkumpul bersama teman di kafe kekinian
23.
Menjadi ahli forensik lebih baik daripada menjadi ahli laboratorium
24.
Membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan risiko lebih baik daripada meyakini keberuntungan yang pasti terjadi
25.
Mengenal emosi sendiri lebih mudah daripada memahami emosi orang lain
26.
Mengekspresikan marah dengan candaan lebih mudah dibandingkan menunjukkan rasa marah dihadapan orang yang tidak disukai
27.
Melakukan kegialan sesuai keinginan lebih baik daripada melakukan kegiatan bersama yang tidak disukai
28.
Menjadi pemimpin lebih utama dibanding menjadi sukarelawan
29.
Melakukan aktivitas lain seperti main-game merupakan hal yang lebih menyenangkan daripada berdiskusi saat menyelesaikan tugas kelompok
30.
Menunda pendidikan yang sudah dipikirkan matang lebih baik daripada melanjutkan pendidikan segera namun tidak direncanakan
31.
Mengekspresikan amarah tanpa menyakiti lebih baik daripada meninggalkannya tanpa penjelasan
32.
Mempertahankan suasana hati yang positif lebih sulit dibandingkan menciptakan suasana positif
33.
Melaksanakan keputusan yang telah dibuat dengan yakin lebih baik daripada mempertimbangkannya kembali
34.
Mentraktir teman saat berkumpul lebih mulia daripada menabung
35.
Mengalah dan tidak membalas ketika seorang membuat saya marah lebih terpuji daripada menabung
36.
Memantau kabar teman-teman melalui grup WA lebih menyenangkan dibanding berkumpul dengan teman lama untuk tetap menjalin hubungan
37.
Memiliki tujuan hidup lebih berharga daripada mengakui kelebihan orang lain
38.
Memilih tempat untuk mengekspresikan suasana hati lebih baik daripada memilih tempat kekinian yang menyenangkan
39.
Menjadi diri sendiri lebih membanggakan dibanding menjadi pribadi yang diinginkan banyak orang
40.
Menjadi penulis novel lebih mulia dibanding menjadi relawan
41.
Mengemukakan pendapat dalam kelompok yang tidak sesuai dengan prinsip lebih menjengkelkan daripada diam tanpa memberikan pendapat
42.
Menolong seseorang dalam kesulitan lebih mulia dibanding memaafkan kesalahannya
43.
Menjadi pendengar yang kooperatif lebih memuaskan daripada menjadi pembicara yang aktif
44.
Menerima konsekuensi dari perilaku saya lebih ba -daripada mendapat dukungar dan orang lain
45.
Menjaga kewibawaan kelompok walaupun menurunkan kewibawaan saya
46.
Menjadi donatur acara amal lebih berharga dibanding menjadi penemu gagasan
47.
Menolong tanpa mengharap imbalan lebih bijaksana dibanding mengorbankan diri sendiri
48.
Mengalah jika terjadi perdebatan dalam diskusi lebih baik daripada tetap memegang teguh pendirian.
49.
Melayat ke tetangga yang pernah berkonflik lebih mulla daripada memberikan makan kucing jalanan
50.
Memberikan kesempatan teman untuk menyumbangkan Ide saal berdiskusi lebih berguna daripada mencari solusi sendiri menggunakan internet
51.
Melakukan kegiatan sosial lebih penting daripada melaporkan peristiwa kesehatan
52.
Menghendaki teman menuruti kemauan saya lebih baik daripada mencari bantuan dari teman lain
53.
Menggunakan informasi yang ada untuk menganalisa lebih bijak daripada mengandalkan pengalaman yang dimiliki
54.
Menunggu teman yang masih mengerjakan tugas untuk makan bersama lebih bijak daripada memberitahu jika akan mendahului makan
55.
Menjaga nama baik kelompok meskipun mengorbankan kebutuhan pribadi
56.
Menghargai keyakinan orang lain Lebih terpuji dibanding menjalankan ibadah Sesuai ajaran agama
57.
Manyalahkan diri sendiri lebih baik daripada menyalahkan situasi
58.
Melakukan kegiatan dengan kelompok lain lebih berharga dibanding mencari penyebab kegagalan kelompok sendiri
59.
Mengambil resiko dalam mewujudkan gagasan baru lebih menantang dibandingkan meneruskan kebiasaan yang sudah ada
60.
Mengekspresikan kekecewaan saya dalam bentuk gurauan lebih baik dari pada berusaha melupakannya
61.
Mengawali pembicaraan dengan orang ydng baru dikenal lebih membingungkan daripada membahas topik- topik yang tidak dikuasai
62.
Mengantarkan sampai tujuan lebih baik daripada menjelaskan alamat dengan detail
63.
Melayat tetangga dengan rasa terpaksa masih lebih baik daripada hanya memanjatkan doa dan kejauhan
64.
Menjelaskan pelajaran kepada teman yang tidak mengikuti, lebih bemilai daripada bertanya langsung kepada teman tentang alasan tidak masuk sekolah
65.
Menentukan pilihan karir sesuai minat lebih baik daripada mendapat beasiswa dari perguruan tinggi ternama
66.
Membatasi diri mengikuti kompetisi untuk mempertahankan prestasi lebih baik daripada mengikuti kompetisi lainnya namun berisiko kalah
67.
Menengok teman yang sakit dengan terpaksa lebih baik daripada hanya mendoakan melalui media sosial
68.
Mendapatkan nilai bagus dengan usaha sendiri lebih membanggakan daripada berhemat di masa muda
69.
Marah dengan membanting barang lebih memalukan dibanding memaki orang lain
70.
Mengorbankan diri sendiri lebin bijaksana dibanding menolong sekedarnya sesuai kemampuan
71.
Membagi tugas dengan teman merupakan hal yang menghambat daripada menyelesaikan pekerjaan sendiri
72.
Menggunakan seragam angkatan sekolah lebih membanggakan daripada baju bermerek
73.
Mendominasi dalam diskusi lebih membanggakan daripada mengikuti keputusan kelompok demni kebersamaan
74.
Mempertahankan kontak mata dengan lawan bicara lebih sulit dibandingkan berbicara lama melalui telepon
75.
Menolak menjadi panitia pada kegiatan di lingkungan tempat tinggal lebih baik daripada bersedia meskipun belum menguasai